Iptek

10 Fakta di Balik Satelit Muhammad VI-B

KOMENTAR
post image

KERAJAAN Maroko berhasil meluncurkan satelit kedua, Muhammad VI-B, dari situs peluncuran Kourou di Guyana Prancis, Selasa (20/11).

Keberhasilan meluncurkan satelit ini menambah panjang daftar keunggulan Maroko di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di kawasan Afrika.

Berikut adalah beberapa hal di balik Satelit Muhammad VI-B itu:

1. Satelit Muhammad VI-B diluncurkan dari situs peluncuran Kourou di Guyana Prancis, pada Selasa, 20 November 2018, pukul 10.42 waktu setempat, atau 2.42 waktu Rabat, dan 20.42 waktu Washington DC.

2. Program ruang angkasa ini diputuskan Raja Muhammad VI pada tahun 2013. Proyek dikerjakan secara teliti selama lima tahun.

3. Ini adalah satelit kedua yang diluncurkan Maroko dari tempat yang sama. Satelit pertama, Muhammad VI-A, diluncurkan pada 8 November 2017.

4. Saat peluncuran, Satelit Muhammad VI-B memiliki bobot seberat 1,1 ton.

5. Satelit Muhammad VI-B diluncurkan dengan menggunakan roket pembawa Vega Flight VV13 setinggi 29,9 meter, berdiameter 3,025 meter dan berat 137 ton.

6. Satelit Muhammad VI diluncurkan menuju Sun Synchronous Orbit (SSO)

6. Maroko menggandeng perusahaan Arianespace untuk meluncurkan satelit ini. Perusahaan ini memiliki kantor utama di Evry, dekat Paris, Prancis.

7. Sementara konsorsium Thales Alenia Space dan Airbus yang mengerjakan aspek teknis satelit.

8. Seperti pendahulunya, setelah diluncurkan Satelit Muhammad VI-B akan sepenuhnya dikelola oleh tenaga-tenaga ahli dan teknisi Maroko yang mendapatkan pelatihan khusus di dalam maupun di luar negeri sejak lama.  

9. Juga seperti pendahulunya, Satelit Muhammad VI-B juga memiliki kemampuan memotret citra bumi dengan resolusi tinggi.

10. Penggunaan teknologi resolusi tinggi pada kamera seperti yang dimiliki Satelit VI-B dibutuhkan di bidang pemetaan, pertanian, sumber air, pembangunan dan konstruksi, serta transportasi, kelautan dan bencana alam. [SMC]


Related News

Foto Lainnya

Muhammad VI-B Segera Meluncur ke Luar Angkasa

Sebelumnya

Maroko Kembangkan Program Khusus Untuk Siarkan Hadis Otentik Nabi Muhammad SAW

Berikutnya

Artikel