Iptek

Universitas Politeknik Muhammad VI Diresmikan

KOMENTAR
post image
HARI Kamis kemarin (12/1) Raja Muhammad VI meresmikan sebuah institusi pendidikan tinggi yang menggunakan namanya di Benguerir Green City.

Universitas Politeknik Muhammad VI, nama lembaga pendidikan itu diharapkan menjadi hub bagi aktivitas penelitian, pelatihan dan inovasi. Penelitian-penelitian di universitas dirancang untuk bisa menjembanti dunia pendidikan di Maroko dengan Afrika dan seluruh dunia.

Sementara Benguerir juga dikenal sebagai kota baru yang tidal memiliki tandingan Afrika, yang mengaplikasi konsep infrastructure yang adapt if sekaligus zona ekologis dengan kehidupan social dan budaya yang subur.

Universitas Politeknik Muhammad VI memiliki lima prinsip, yakni penelitian aplikatif, inovasi dan kewirausahaan, menjawab tantangan pembangunan Afrika, mengadopsi pendekatan partnership, terbuka bagi dunia, meningkatkan modal sosial.

Universitas ini berusaha, melalui program tepat sasaran penelitian (air, pertanian dan lingkungan, sumber daya alam dan ketahanan pangan, bioteknologi dan teknik biomedis, arsitektur, urbanisme dan wilayah pengembangan, teknik industri dan kimia dan energi terbarukan), memberikan jawaban utama atas tantangan yang dihadapi benua Afrika. Tantangan-tantangan itu antara lain adalah ketahanan pangan, pembangunan ekonomi, industrialisasi yang berkelanjutan dan kebijakan publik.

Univeritas Politeknik Muhammad VI memiliki kampus dan pusat pendidikan yang tersebar di Maroko, misalnya di Casablanca melalui Afrika Business School, dan di El Jadida dan Safi serta Laayoune melalui Foum El Oued Technology Park.

Sementara Rabat menjadi tuan rumah fakultas pemerintahan dan ilmu-ilmu sosial dan ekonomi yang bertujuan untuk melatih para eksekutif puncak di manajemen kebijakan publik. SMC

Foto Lainnya

Mahasiswa Maroko di Prancis Terbanyak dari Afrika

Sebelumnya

Nenek 70 Tahun Ikut Ujian Masuk Perguruan Tinggi

Berikutnya

Artikel Sahara