Ekbis

Maskapai Maroko Gugat Berita Palsu France3

KOMENTAR
post image
MASKAPAI penerbangan nasional Maroko, Royal Air Maroc (RAM) akan menggugat stasiun France3 yang dianggap telah mencemarkan dan merusak nama baik RAM.

Stasiun televisi milik Prancis itu menuduh RAM menggunakan pilot-pilot yang tidak berpengalaman (novice) untuk menerbangkan pesawat melalui program pay-to-fly.

Rencana RAM menggugat France3 disampaikan hari Senin (28/3).

RAM menolak semua tuduhan dan informasi sesat yang disampaikan France3. Dalam berita itu disebutkan bahwa RAM bekerjasama dengan sebuah perusahaan Lithuania dalam penerimaan pilot untuk menerbangkan pesawat RAM dalam program pelatihan berbayar.

Dalam pernyataan yang sama, RAM menegaskan bahwa mereka tidak mengkompromikan keselamatan penumpang dan sangat ketat dalam hal pelatihan dan pengawasan pilot-pilot mereka.

Juga disebutkan bahwa program pendidikan dan pelatihan pilot-pilot RAM tidak dilakukan secara komersial.

RAM pun menjelaskaan bahwa pilot yang bekerja di perusahaan itu, baik warganegara Maroko maupun warganegara asing diawasi oleh manajer penerbangan sampai mereka mencapai jumlah 10 ribu jam terbang. Setelah itu barulah mereka bisa menerbangkan pesawat sendiri.

“Pilot-pilot yang dilatih harus memenuhi standar maksimum internasional. Pilot-pilot RAM juga harus memiliki ijazah dan kualifikasi yang dikeluarkan oleh otoritas Eropa,” tulis RAM seperti dikutip dari MAP. [dem]

Foto Lainnya

Hubungan India-Maroko Makin Kuat, Tandatangani Perjanjian Pertahanan Dan Budaya

Sebelumnya

Bank Sentral Maroko Memulai Investigasi untuk Temukan Uang yang Hilang

Berikutnya

Artikel Ekbis