Diduga Kuat Inilah Biang Kerok di Balik Pengeboman Kedutaan Besar

KOMENTAR
post image
PIHAK berwenang sudah menemukan tanda-tanda yang mengarah kepada pelaku pengeboman Kedubes Kerajaan Maroko di Libya beberapa hari lalu.

Adalah kelompok pemberontak bersenjata Polisario yang diduga kuat berada di balik aksi pengeboman itu. Polisario diketahui memiliki hubungan yang erat dengan rezim Muammar Khadafi yang terjungkal dari kekuasaanya Oktober 2011 lalu.

Khadafi ikut melatih dan mempersenjatai milisi Polisario sejak berdiri pada 1970an lalu di kamp Tindouf Aljazair.

Itu juga sebabnya mengapa ketika Khadafi mendapatkan perlawanan dari kelompok sipil Libya yang dibantu NATO, milisi Polisario ikut berperang bersama Khadafi.

Harian Al Sabah, menurunkan laporan mengenai kesimpulan awal dari investigasi terhadap pengeboman Kedubes Maroko itu. Menurut harian ini, milisi Polisario yang melakukan serangan menggunakan nama kode “Sakia el Hamra and Oued Eddahab Office”.

Hari Senin pekan lalu (13/4) gerbang utaa Kedubes Maroko di Tripoli diledakkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Maroko mengecam keras peristiwa itu dan meminta aparat berwenang di Libya untuk membuka investigasi khusus mengenai kejadian itu.

Dua hari setelah pengeboman itu, Kongres Nasional Libya juga menyampaikan kecaman serupa dan menyebutkan sebagai tindakan kriminal.

Kongres Nasional berjanji akan memonitor investigasi yang dilakukan untuk membuka tabir pelaku pengeboman. [SMC]

Foto Lainnya