Polisario Ditolak Jadi Anggota Sosialis Internasional

KOMENTAR
post image
KELOMPOK Polisario menelan pil pahit. Keinginan mereka menjadi anggota ditolak Dewan Sosialis Internasional yang bersidang di Jenewa, Swis, hari Sabtu lalu (13/12).

Sahara News melaporkan, tadinya Polisario yang didirikan di Aljazair merasa yakin akan diterima oleh organisasi yang beranggotakan 168 partai politik dan organisasi sosialis di seluruh dunia.

Namun ternyata dalam Pertemuan Dewan SI di Markas PBB di Jenewa pada tanggal 12 dan 13 Desember, keinginan Polisario itu kandas.

Pertemuan di Jenewa itu bertemakan “Perdamaian dan Keamanan Internasional: Penyelesaian Konflik dan Penghentian Terorisme.”

Ini bukan kali pertama SI menolak keinginan Polisario untuk bergabung. Keinginan Polisario juga ditolak dalam pertemuan di Meksiko tahun lalu. SI mempertimbangkan sikap Polisario dan Aljazair yang merupakan mentor Polisario dalam sengketa Sahara dengan Maroko.

Polisario dan Aljazair yang melindungi kelompok itu, dinilai tidak memiliki keinginan positif untuk mengupayakan penghentian konflik dan mengakhiri aksi terorisme di kawasan Sahel. Sudah sejak beberapa tahun terakhir ini Polisario menjalin hubungan dengan kelompok Al Qaeda dan kelompok teroris lain.

Disebutkan bahwa pekan lalu pemerintah Mali menukar empat orang anggota kelompok teroris dengan warganegara Prancis, Serge Lazarevic, yang telah tiga tahun ditawan Al Qaeda di utara Mali. Salah seorang dari anggota kelompok teroris itu adalah anggota Polisario, Habib Ould Mahouloud.

Informasi ini membuat malu delegasi Polisario yang hadir di pertemuan SI di Jenewa tersebut.

Tidak seperti Polisario yang ditolak, Partai Sosialis Maroko (USFP) dalam pertemuan di Jenewa secara resmi diterima sebagai anggota baru. Partai Sosialis Maroko dinilai memiliki komitmen yang kuat untuk berjuang dalam kerangka perdamaian.

Sosialis Internasional didirikan di Frankfurt, dalam sebuah konferensi yang digelar bulan Juli 1951. Saat ini SI dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Yunani, George A. Papandreou. Saat ini sebanyak 58 partai anggota SI menjadi penguasa di negara masing-masing. [SMC]

Foto Lainnya