Perusahaan investasi raksasa dari Timur Tengah, Wessal Capital, menginvestasikan dana segar senilai 3,4 miliar dolar AS dalam sejumlah proyek konstruksi di Kasablanka. Termasuk dalam proyek raksasa itu adalah pembangunan pelabuhan Kasablanka.
Penandatanganan sebanyak delapan perjanjian yang berkaitan dengan proyekWessal Casablanca Port itu dilakukan hari Selasa lalu (1/4), dan disaksikan Raja Maroko Muhammad VI.
Kasablanka adalah kota terbesar di Maroko dan kini diakui sebagai kota utama di kawasan Afrika utara. Investasi raksasa ini memperlihatkan tingkat kepercayaan masyarakat internasional atas stabilitas politik dan ekonomi Maroko dalam beberapa dekade terakhir.
Wessal Capital merupakan perusahaan investasi generasi terbaru yang dibiayai negara-negara Teluk, seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi, Qatar dan Maroko. Selain itu sejumlah lembaga keuangan Eropa, seperti Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan, Bank Investasi Eropa, juga Bank Dunia pun ikut memberikan dukungan finansial.
Inisiatif ini juga memperlihatkan komitmen kuat Maroko terhadap "diplomasi segitiga Selatan-Selatan" yang mempertemukan kawasan barat Afrika dengan kawasan Teluk melalui Kasablanka sebagai penghubung.
Kantor berita Maghreb Arab Press melaporkan bahwa inisiatif Wessal Casablanca Port terdiri dari pembangunan pelabuhan raksasa di Kasablanka senilai 6 miliar dirham, juga pengembangan seluruh Kawasablanka yang membuat kota itu akan semakin pantas menjadi penghubung segitiga Selatan-Selatan.
Pembangunan Medina, kawasan tua Kasablanka, dan daerah-daerah kumuh lainnya, juga menjadi bagian dari poyek ini.
Disebutkan bahwa dari total investasi sebanyak 300 juta dirham akan dialokasikan untuk membangun kota tua Kasablanka. [mel]