Ekbis

Menteri PKS Tandatangani Komunike Kurma dan Sawit

KOMENTAR
post image

Menteri Pertanian Anton Apriyantono menandatangani Komunike Maroko dengan sejawatnya Menteri Pertanian dan Perikanan Laut Aziz Akhanouch di Rabat, Maroko (Senin, 24/8).

Dalam rilis yang dikirimkan Kedubes Maroko di Jakarta disebutkan bahwa komunike yang ditandatangani pentolan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu antara lain berisi kesepakatan kedua negara untuk meningkatkan kerjasama di sektor pertanian, terutama yang berkaitan dengan alih teknologi perkebunan kurma dan kelapa sawit. Juga disepakati mekanisme pengawasan rekayasa genetika produk-produk pertanian.

Sebelumnya, awal Juni lalu pertemuan antara delegasi Indonesia dan Maroko juga telah dilakukan di Rabat. Dalam pertemuan itu delegasi kedua negara menandatangani perjanjian mengenai kerjasama teknologi dan ekonomi.

Hubungan dekat kedua negara di sektor pertanian didukung kenyataan bahwa keduanya bisa saling melengkapi kebutuhan masing-masing. Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang memproduksi beras, tebu, kopi, teh dan tembako. Sementara di sisi lain Maroko dikenal sebagai negara Mediteranian yang memiliki produk pertanian yang khas yang juga dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, seperti zaitun, citrus dan gandum.

Foto Lainnya

Hubungan India-Maroko Makin Kuat, Tandatangani Perjanjian Pertahanan Dan Budaya

Sebelumnya

Bank Sentral Maroko Memulai Investigasi untuk Temukan Uang yang Hilang

Berikutnya

Artikel Ekbis