Ekbis

Maroko Juga Hentikan Penggunaan Boeing 737 Max-8

KOMENTAR
post image

AIR Royal Maroc, maskapai Kerajaan Maroko, ikut menghentikan pengoperasian pesawat Boeing 737 Max-8 menyusul kecelakaan yang menimpa Ethiopia Airline hari Minggu kemarin (10/3).

Pesawat Ethiopia Airline dengan rute penerbangan ET 302 yang berangkat dari Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya, mengalami kecelakaan tak lama setelah tinggal landas. Sebanyak 157 awak dan penumpang tewas dalam kejadian itu.

Kecelakaan di Ethiopia ini sepintas memiliki kesamaan dengan kecelakaan Boeing 737 Max-8 milik Lion Air di Indonesia beberapa bulan lalu. Dalam kejadian di bulan Oktober itu, sebanyak 189 penumpang dan awak pesawat tewas.

Boeing 737 Max-8 pertama diterima RAM bulan Desember 2018. Pesawat itu melayani penerbangan ke Barcelona, Spanyol, sejak 1 Januari tahun ini. Selain ke Barcelona, pesawat itu juga terbang ke Paris dan London.

Di pertengahan Februari lalu, RAM menerima Boeing 737 Max-8 kedua.

RAM direncanakan menerima dua Boeing 737 Max-8 lagi dalam waktu dekat ini.

Seperti dikutip dari MoroccoWorldNews, tidak disebutkan berapa lama RAM akan menghentikan pengoperasian pesawat ini.

Sejauh ini negara-negara yang sudah menghentikan pengoperasian Boeing 737 Max-8 adalah Indonesia, Ethiopia, Kepulauan Cayman dan Republik Rakyat China. [SMC]


Foto Lainnya

Bank Sentral Maroko Memulai Investigasi untuk Temukan Uang yang Hilang

Sebelumnya

Hubungkan Maroko dengan 77 Negara, Pelabuhan Med II Diresmikan

Berikutnya

Artikel