Sahara

Partai Politik Maroko akan Kirim Delegasi ke Aljazair

KOMENTAR
post image

MENINDAKLANJUTI pernyataan Raja Muhammad VI tentang dialog terbuka dengan Aljazair untuk mengakhiri ketegangan kedua negara selama ini, Partai Keadilan dan Pembangunan (PJD) Maroko akan mengirimkan satu delegasi ke Aljazair dalam waktu dekat.

Dalam keterangan yang dikeluarkan DPP PJD hari Selasa (14/11) disebutkan bahwa tujuan dari pengiriman delegasi itu adalah untuk mencari jalan dalam rangka mengatasi semua perbedaan pandangan demi mengembangkan kerjasama dalam berbagai level antara kedua negara.

Keputusan PJD mengirimkan delegasi diambil dalam pertemuan antara pimpinan PJD dengan Kepala Pemerintahan Saad Eddine El Othmani akhir pekan (Sabtu, 10/11).

Dalam pertemuan itu dibahas isi dari pidato yang disampaikan Raja Muhammad VI dalam peringatan 43 tahun Green March. Raja Muhammad menyampaikan keinginannya secara terbuka untuk berdialog dengan Aljazair, mengurangi ketegangan dan membuka perbatasan.

Sejauh ini belum terdengar pandangan apapun dari pihak Aljazair.

Sementara sejumlah negara seperti Ui Arab Emirat, Qatar, Prancis, Spanyol dan Jordania memberikan sambutan yang sangat positif atas inisiatif Raja Muhammad VI itu.

Adapun Jurubicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, sehari setelah pidato Raja Muhammad VI mengatakan, Sekjen PBB Antonio Guterres selalu memberikan dukungan ke arah dialog antara Maroko dan Aljazair.

Pidato Raja Muhammad VI disampaikan tak lama setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 2440 mengenai Sahara Barat yang di dalamnya meminta Aljazair untuk terlibat langsung dalam dialog.

Ini adalah kali pertama Aljazair disebut sebagai pihak yang secara formal terlibat dalam ketegangan di Sahara Barat. Pada kenyataannya, Aljazair adalah pihak yang memberikan dukungan kepada kelompok separatis Polisario. [SMC]


Related News

Foto Lainnya

Horst Kohler: Solusi Damai di Sahara Barat Masih Mungkin Dicapai

Sebelumnya

Ini Hasil Pembicaraan Damai Sahara Barat di Jenewa

Berikutnya

Artikel