Raja Muhammad VI Akan Hadiri KTT Addis Ababa Untuk Bahas Keputusan Maroko Bergabung Kembali Dengan Uni Afrika

Komentar
post image
DALAM waktu dekat Uni Afrika akan kembali menggelar pertemuan tingkat tinggi di Addis Ababa, Ethiopia. Bila tidak ada aral melintang KTT UA akan diselenggarakan pada tanggal 30 dan 31 Januari 2017.

Raja Muhammad VI dijadwalkan menghadiri KTT ke-28 Uni Afrika itu, mengingat salah satu agenda penting yang akan dibahas adalah keputusan Maroko kembali menjadi anggita UA.

Demikian dikatakan Perdana Menteri Abdelilah Benkirane (Kamis, 12/1).

"Raja Muhammad VI akan melakukan perjalanan ke ibukota Ethiopia, Addis Ababa, menghadiri KTT Uni Afrika untuk menjelaskan keputusan Maroko menjadi anggota Uni Afrika lagi," ujarnya seperti dikutip dari Moroccan World News.

Raja Muhammad menyampaikan keinginan Maroko bergabung lagi dengan Uni Afrika dalam KTT UA bulan Juli tahun lalu Kigali, Rwanda.

Bulan September tahun lalu Penasihat Raja, Tayeb Fassi-Fihri, menyampaikan secara resmi surat permintaan bergabung dengan UA kepada Ketua Komisi UA Nkosazana Dlamini-Zuma. Surat itu diserahkan pada Majelis Umum PBB di New York.

Raja Muhammad beberapa hari belakangan ini juga telah memimpin pertemuan lembaga-lembaga tinggi Maroko untuk membahas proses adopsi Konstitusi Uni Afrika yang ditandatangani bulan Juli 2000 di Lome.

Keputusan Maroko bergabung kembali dengan Uni Afrika adalah dalam rangka mengkonsolidasi kerjasama Selatan-Selatan.

Maroko ikut mendirikan Organisasi Uni Afrika, namun meninggalkan organisasi itu pada tahun 1984, menyusul keputusan menerima negara boneka Sahara yang didukung Aljazair.

Belakangan ini angin politik di Afrika berubah. Aljazair dan negara boneka yang mereka bentuk semakin tidak relevan. Di sisi lain, Maroko memainkan peranan yang semakin signifikan dalam menggalang persatuan dan memotori pembangunan Afrika. SMC

Foto Lainnya