Politik

Maroko Resmi Menjadi Mitra Demokrasi Dewan Eropa

KOMENTAR
post image

ORGANISASI hak asasi manusia terkemuka Eropa, Dewan Eropa, memberikan gelar kepada Maroko sebagai mitra untuk demokrasi lokal. Gelar itu disampaikan secara resmi dalam sebuah resolusi yang dirilis Selasa (2/4).

Maroko adalah negara pertama yang mendapatkan gelar tersebut.

Dengan status itu Maroko memiliki platform pada Kongres Otoritas Lokal dan Regional dari Dewan Eropa. Badan tersebut berfungsi sebagai penghubung bagi otoritas politik lokal Eropa yang bertujuan untuk mempromosikan demokrasi dan pemerintahan yang baik di tingkat regional.

Maroko mengirim delegasi beranggotakan sembilan orang untuk menghadiri sesi ke-36 Kongres Dewan Eropa yang dimulai kemarin (Selasa, 2/4) dan akan berakhir pada besok hari (Kamis, 4/4).
 
Delegasi Maroko tersebut dipimpin oleh Mohand Laenser yang juga memimpin Partai Gerakan Populer Maroko (MP). Delegasi Maroko akan berpartisipasi dalam diskusi dan debat Kongres, meskipun mereka tidak memiliki hak suara untuk memilih.
 
Untuk diketahui bahwa Kementerian Dalam Negeri Maroko mengajukan status tersebut sejak Mei 2018 bersama dengan dua asosiasi politik regional Maroko.

Juru bicara Dewan Eropa, Piero Fassino, mengatakan, pemberian status itu mencerminkan hubungan yang kuat antara Maroko dengan Kongres.
 
“Dalam konteks yang menjanjikan inilah kami menantikan kerja sama ambisius yang akan segera dimulai,” kata Fassino seperti dimuat Morocco World News.
 
Di sisi lain, bagi Dewan Eropa, pemberian status itu kepada Maroko mendorong sebuah strategi untuk memperbaiki hubungan dengan negara-negara perbatasan Eropa dalam kerangka “kebijakan bertetangga”.

Kebijakan itu, yang diumumkan pada 2011 setelah Arab Spring, selalu berpusat di Afrika Utara.
 
Sejak Dewan meluncurkan kebijakan, Dewan Eropa telah berkolaborasi secara luas dengan Maroko.
 
Parlemen Maroko memegang status “Mitra untuk Demokrasi” dengan Majelis Parlemen Dewan Eropa, dan DewanEropa akan membuka biro di Rabat pada tahun 2014.
 
Kemudian pada tahun 2018, Maroko dan Dewan Eropa mengumumkan rencana kemitraan tiga tahun, yang dikembangkan bersama untuk menetapkan tujuan untuk kolaborasi mereka hingga tahun 2021. [SMC]


Foto Lainnya

Raja Maroko Kucurkan Hibah Demi Restorasi Masjid Al Aqsa

Sebelumnya

Angkatan Darat Maroko Buka Investigasi Dugaan Korupsi

Berikutnya

Artikel