Olahraga

Mimpi Tuan Rumah PD 2026 Kandas, Maroko Maju Terus

KOMENTAR
post image

KEINGINAN Maroko menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 kandas. Koalisi tiga negara Amerika Utara, yakni AS, Kanada dan Meksiko, memenangkan pemilihan dalam Kongres ke-68 FIFA di Moskow, Rabu (13/6). Ketiga negara Amerika Utara itu bergabung dalam United 2026.

Related News
Dalam pemilihan, Maroko hanya mendapatkan dukungan dari asosiasi sepakbola di 65 negara (33 persen). Sementara United 2026 memperoleh dukungan dari asosiasi sepakbola di 134 negara (67 persen).

Sebelum pemungutan suara dilakukan, Presiden FIFA Gianni Infantino menjamin pemilihan berlangsung fair dan transparan.

Maroko sudah beberapa kali mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia. Walau mimpin menjadi penyelenggara kandas, Maroko tidak berkecil hati.

"Ini untuk seluruh rakyat Maroko," ujar Moulay Hafid Elalamy yang memimpin Maroko dalam pemilihan di depan Kongres FIFA. 

Dia mengatakan, Maroko tengah mengerjakan sejumlah proyek yang akan mendukung Maroko dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026, seperti pembangunan kereta api cepat dan proyek pembangkit listrik tenaga surya. Selain itu Maroko juga membuka pintu selebar-lebarnya untuk investor. 

Elalamy juga mengatakan, bahwa Maroko merupakan negara dengan tingkat stabilitas politik yang tinggi, dan ini mendapatkan pengakuan dari negara-negara besar lainnya. Dia menambahkan, di Maroko penggunaan senjata api di kalangan masyarakat dilarang. 

Kekalahan Maroko dalam undian ini tentu menyakitkan. Namun Maroko tidak punya waktu untuk bersedih. 

Perdana Menteri Saad Eddine El Othmani mengucapkan terima kasih atas perjuangan tim Maroko untuk memenangkan pemilihan. 

"Kita lanjutkan kerja kita untuk mencapai kesempurnaan, pembangunan yang berkelanjutan dan keadilan sosial. Dan selamat untuk Singa Atlas yang akan bertarung dalam Piala Dunia 2018," ujar El Othmani.
 

Ketua Federasi Sepakbola Maroko Fouzi Lekjaa usai pemilihan mengatakan, negaranya tidak akan mengubur mimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia. 
 
Menurut Lekjaa, kekalahan ini tidak membuat negaranya patah hati. Sebaliknya Maroko akan terus menjaga komitmen untuk memajukan kehidupan sepakbola negara itu. [SMC]

Foto Lainnya

Ketidakadilan Yang Dialami Maroko Tanda Praktik Korupsi Di FIFA

Sebelumnya

Maroko Berterima Kasih Atas Dukungan Aljazair di Pemilihan Tuan Rumah PD 2026

Berikutnya

Artikel Berita