Senin, 11 Juni 2018 , 02:58:00 WIB

Pembangunan Jalur Pipa Migas Nigeria-Maroko Segera Dimulai

SEJUMLAH perjanjian kerjasama antara Kerajaan Maroko dan Republik Federasi Nigeria ditandatangani hari Minggu (10/6). Proses penandatanganan berbagai MoU yang disaksikan Raja Muhammad VI dan Presiden Muhammad Buhari itu digelar di Istana Kerajaan di Rabat.

Salah satu proyek yang menjadi fokus pada kesempatan ini adalah proyek pembangunan jalur pipa yang menghubungkan kedua negara.

Putra Mahkota Pangeran Moulay El Hassan dan Pangeran Moulay Rachid juga hadir dalam kesempatan itu.

MoU mengenai pembangunan jaringan pipa minyak ditandatangani oleh Manager Jenderal Perusahaan Minyak Nasional Nigeria (NNPC) Farouk Garba Said dan Direktur Jenderal Kantor Hidrokarbon dan Tambang Maroko (ONHYM) Amina Benkhadra.

Proyek pembangunan jaringan pipa itu dibicarakan pertama kali dalam kunjungan Raja Muhammad VI ke Nigeria pada bulan Desember 2016. Sementara perjanjian kerjasama ditandatangani pada Mei 2017. Dalam perjanjian itu kedua lembaga berkomitmen melakukan studi kelayakaan pembangunan jalur dan jaringan pipa Nigeria-Morocco.

Disebutkan bahwa pihak Nigeria dan Maroko telah bekerja dengan efektif dan konstruktif untuk memastikan kelayakan pembangunan jalur pipa, yang merupakan langkah pertama dari proyek strategis ini, yang dikerjakan oleh kontraktor secara profesional.

Beberapa rute pipa sudah dievaluasi. Pertama adalah jalur offshore, lalu jalur onshore dan yang ketiga adalah jalur campuran.

Dengan mempertimbangkan segala aspek, baik ekonomi, politik, legal dan keamanan, akhirnya diputuskan untuk membangun jaringan campuran, onshore dan offshore.

Diperkirakan jalur pipa ini kira-kira sepanjang 5.660 kilometer. Jalur pipa minyak ini akan memenuhi kebutuhan minyak Eropa hingga 25 tahun mendatang.

Kedua pimpinan perusahaan minyak nasional Maroko dan Nigeri itu juga menambahkan juga akan melibatkan Mauritania dan negara-negara Afrika Barat yang tergabung dalam ECOWAS. Perjanjian terpisah akan ditandatangani dengan negara-negara yang dilalui jalur pipa ini.

Farouk Garba dan Amina Benkhadra juga menekankan bahwa proyek ini akan memberikan perhatian serius pada aspek lingkungan. [SMC]


Comments