Sabtu, 15 April 2017 , 18:14:00 WIB

Raja Muhammad Kemungkinan Bertemu Trump di Florida

RAJA Muhammad VI dari Maroko sedang berada di Amerika Serikat dalam sebuah kunjungan pribadi setelah menyelesaikan liburan selama enam hari di Kuba.

Raja Muhammad VI terbang menuju Miami, Amerika Serikat menggunakan pesawat Raja Salman dari Arab Saudi.

Raja Muhammadd tiba di Miami hari Kamis kemarin (13/4) bersama istrinya Permaisuri Lalla Salma, Putra Mahkota Moulay Hassan dan Putri Lalla Khadija.

Apakah Raja Muhammad akan bertemu dengan Presiden Donald J. Trump? Itu pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat Maroko.

Menurut majalah Prancis, Jeune Afrique, Donald Trump dan Raja Muhammad akan menghadiri jamuan makan siang di Florida hari Minggu (16/4).

Namun sejauh ini tidak ada informasi pasti mengenai komunikasi kedua kepala negara terkait rencana pertemuan yang diumumkan.

Raja Muhammad merupakan satu dari sekian kepala negara yang memberikan ucapan selamat kepada Donald Trump tak lama setelah pengusaha itu terpilih sebagai Presiden AS bulan November 2016.

Bila pertemuan keduanya memang terjadi, maka Raja Muhammad menjadi kepala negara Afrika kedua yang bertemu dengan Trump setelah Presiden Mesir Abdefettah Al-Sissi yang bertemu Trump tanggal 27 Maret lalu.

Kunjungan Raja Muhammad VI ke Amerika Serikat juga memiliki arti penting lain karena dilakukan dua pekan sebelum Dewan Keamanan PBB memperpanjang mandat Misi PBB di Sahara Barat atau Minurso.

Bagaimanapun juga, Amerika Serikat adalah pemegang pena penentu resolusi Dewan Keamanan PBB terkait isu Sahara Barat. Setiap tahun, Amerika Serikat menyusun draft resolusi dan melibatkan sejumlah negara sahabat yang juga memiliki hubungan dengan isu ini, seperti Prancis, Inggris, Rusia dan Spanyol.

Maroko membutuhkan dukungan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik ini sejalan dengan Resolusi DK PBB 1754 yang dikeluarkan tahun 2007.

Di sisi lain, Amerika Serikat di era trump kelihatannya menempatkan isu melawan kelompok teroris dalam urutan pertama skala prioritas. Patut diduga, perang melawan terorisme akan menjadi salah satu tema yang dibicarakan kedua kepala negara.

Maroko juga memiliki kepedulian yang tinggi dalam isu ini, dan dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan aktivitas melawan terorisme di lingkungan nasional dan internasional.

Dinas intelijen Maroko bekerja sama dengan dinas intelijen neagra-negara Eropa dalam mengendus keberadaan jaringan teroris di Eropa. Dalam perang melawan terorisme, Maroko adalah partner yang pas untuk Amerika Serikat. SMC


Comments