Maroko dan Kuba Jajaki Perbaikan Hubungan

KOMENTAR
post image
SELAMA enam hari Raja Muhammad VI dan keluarga kecilnya berada di Havana, Kuba. Kunjungan ini disebutkan sebagai kunjungan pribadi untuk mengisi liburan. Namun, dalam kunjungan itu Raja Muhammad disebutkan bertemu dengan sejumlah pejabat Kuba.

Raja Muhammad berkunjung ke Kuba bersama istrinya Permaisuri Lalla Salma, Putra Mahkota Moulay Hassan dan Putri Lalla Khadija.

Menurut Jeune Afrique di dalam pertemuan antara Raja Muhammad dengan pejabat Kuba yang tidak disebutkan identitasnya itu dibahas peluang memperbaiki hubungan diplomatik kedua negara.

Maroko menghentikan hubungan diplomatik dengan Kuba 37 tahun lalu setelah Kuba mendukung kelompok Polisario yang dibesarkan oleh Aljazair.

Di era Perang Dingin itu, dukungan Kuba pada Polisario dapat dipahami sebagai bagian dari pertarungan kepentingan dua blok besar yang sedang bertikai, yakni blik Barat liberal yang dipimpin Amerika Serikat, dan blok Timur sosialis yang dipimpin Uni Soviet.

Setelah Uni Soviet tumbang di tahun 1991, perlahan tapi pasti dukungan Kuba terhadap Polisario kehilangan relevansi. Apalagi setelah Kuba memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat dua tahun lalu.

Raja Muhammad dan keluarga meninggalkan Havana pada hari Kamis kemarin (13/4) dengan menggunakan pesawat milik Raja Salman dari Arab Saudi. Raja Muhammad VI tiba di Miami, Florida, dan disebutkan akan melakukan pertemuan dengan Presiden AS Donald J. Trump hari Minggu (16/4). SMC

Foto Lainnya