Amerika Serikat dan AS akan Terus Kembangkan Kerjasama

KOMENTAR
post image
HUBUNGAN Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat sangat kuat dan kedua negara akan terus melanjutkan hubungan baik yang telah berusia ratusan tahun itu.

Demikian disampaikan Dubes AS Dwight L. Bush dalam pesan yang dikirimkannya ke Morocco News World hari Selasa (7/11).

Maroko dikenal sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli 1776. Sejak saat itu hubungan kedua negara terbangun sangat baik.

Pernyataan Dubes Bush juga disampaikan terkait dengan pemilihan presiden AS pada tanggal 8 November 2016.

"Kerjasama kedua negara, apakah di bidang perang melawan teroris, meningkatkan perdagangan dan kewirausahaan, atau meningkatkan akses pendidikan, memiliki dasar yang kuat," sambungnya.

Mengenai apa yang bisa diharapkan dari hasil pilpres AS, Bush mengatakan, Kedubes AS akan terus berkomitmen memperkuat kerjasama yang selama ini ada.

"Walaupun saya belum bisa menjelaskan secara spesifik prioritas pemerintahan berikutnya, tetapi saya dapat memastikan bahwa Kedubes kami akan melanjutkan pekerjaan kami disini untuk mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan memperkuat kerjasama kedua negara," masih kata Dubes AS.

Sementara itu, sebuah poling yang digelar Arab Center for Research and Politics memperlihatkan 78 persen orang Maroko lebih menginginkan Hillary Clinton sebagai presiden AS. Poling lain yang digelar Harian Akhbar Al Youm juga memperlihatkan hasil yang kurang lebih sama.

Hasil pemungutan suara pilpres AS baru bisa diketahui Selasa malam (8/11) waktu AS. SMC

Foto Lainnya